Perjalanan Liverpool FC di UEFA Champions League musim ini resmi berakhir. Pertemuan Liverpool vs PSG di babak perempat final, The Reds harus mengakui keunggulan lawan dengan hasil yang cukup menyakitkan.
Buat kamu yang mengikuti di 888bola, pertandingan ini terasa agak “aneh” karena Liverpool sebenarnya tampil cukup dominan dari sisi statistik. Tapi seperti yang sering terjadi di sepak bola: yang efektif lah yang menang.
Hasil Akhir Liverpool vs PSG
Pertandingan leg kedua di Anfield berakhir dengan skor:
- Pertandingan : Liverpool vs PSG
- Turnamen : Liga Champions
- Tanggal : 15 April 2026
- Skor Akhir FT : Liverpool 0 – 2 PSG
- Agregat: 0 – 4
- Pencetak gol:
- Ousmane Dembélé (72’)
- Ousmane Dembélé (90+1’)
- Link Jadwal Bola : 888BOLA Indonesia
- Live Streaming : Login 888BOLA
PSG tampil lebih klinis. Walaupun tidak banyak peluang, mereka bisa memaksimalkan momen dengan sangat baik.
Statistik Pertandingan
Berikut data lengkap dari statistik pertandingan yang bikin banyak fans Liverpool geleng kepala:
- Liverpool tampil lebih dominan dengan 57% penguasaan bola dan total 21 tembakan, namun hanya 7 yang tepat sasaran dan gagal berbuah gol.
- PSG bermain lebih efektif, hanya mencatat 11 tembakan tapi mampu mencetak 2 gol dari 5 peluang on target.
- Akurasi operan kedua tim sama kuat di angka 81%, dengan PSG sedikit unggul dalam jumlah operan (425 vs 417).
- Liverpool lebih agresif dalam menyerang lewat 8 tendangan sudut, sementara PSG hanya mendapatkan 2 peluang dari corner.
- Dari sisi pelanggaran, pertandingan cukup seimbang dengan Liverpool melakukan 9 pelanggaran dan PSG 10.
- Kedua tim sama-sama disiplin dalam menjaga lini pertahanan dengan masing-masing 4 kali offside dan tanpa kartu merah.
Akhir Perjalanan Liverpool di Liga Champions
Perjalanan Liverpool FC di UEFA Champions League musim ini akhirnya harus terhenti di babak perempat final setelah kalah agregat 0-4 dari Paris Saint-Germain. Bermain di Anfield dengan dukungan penuh suporter, The Reds sebenarnya tampil cukup dominan, tapi tetap tidak mampu membalikkan keadaan. Hasil ini jadi pukulan besar karena ekspektasi tinggi yang dibawa Liverpool di kompetisi Eropa musim ini.
Secara permainan, Liverpool bukan tanpa peluang. Mereka mampu menciptakan banyak tembakan dan mengontrol jalannya laga, namun masalah utama terlihat jelas di lini depan. Penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat semua dominasi itu terasa sia-sia. Bola kerap berhenti di sepertiga akhir lapangan, tanpa sentuhan akhir yang benar-benar berbahaya untuk mengancam pertahanan PSG.
Di sisi lain, keputusan taktik juga ikut jadi sorotan, termasuk tidak dimainkannya Mohamed Salah di laga penting ini. Tanpa sosok yang biasanya jadi pembeda, serangan Liverpool terasa kurang tajam dan mudah dibaca. Kekalahan ini jadi bahan evaluasi besar, baik dari sisi strategi maupun komposisi pemain, jika mereka ingin kembali bersaing lebih jauh di Liga Champions musim depan.

